(Full No Sensor) Link Video TKW 1 Menit 36 Detik Viral di TikTok dan Twitter, Pemeran Asal Ogan Ilir?

ADVERTISEMENT

Video TKW ditautkan 1 menit 36 ​​menit lengkap tanpa cek virus di TikTok dan Twitter, artis pemerintah Ogan Ilir, Sumatera Selatan?

Apa yang salah dengan video yang sedang populer sekarang dan orang-orang menjelajah di berbagai platform media sosial (medsos)? Kata kunci pencarian tersebut ternyata merujuk pada berita maraknya video viral dari TikTok hingga WhatsApp yang dimainkan oleh pengguna pertama (TKW) di Malaysia.

Sebelumnya, TKW dalam video sensasional tersebut diyakini berasal dari Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Menurut pantauan administratif, Jumat (28/10/202) pencarian tagar bernama #oganilirviral #viraloganilir juga muncul di berbagai platform media sosial.

Misalnya, pencarian di twitter yang menghasilkan link video dan artikel yang mempromosikan video porno. Semua orang yang memposting video viral di TikTok membuat tampilan telanjang sambil memegang bagian sensitif mereka.

Video viral direkam menggunakan sel (cell) di depan layar. Posisi wanita telanjang juga dibahas dengan seksama hingga menjadi fenomena visual di berbagai website.

Ada dua video viral yang streaming di Tiktok, Twitter dan WhatsApp Messenger. Ada klip pendek sekitar 15 detik dan video tanpa sensor berdurasi 1 detik 36 detik.

ADVERTISEMENT

Dalam video pendek, seorang wanita kulit putih berdiri di depan cermin saat jari-jarinya menyentuh sentuhan lembut. Itu juga melakukan hal yang sama dengan beberapa film telanjang dan video panjang.

Sosok Pemeran Video Viral

Lantas siapakah wanita bugil dalam video viral di TikTok, Twitter, dan WhatsApp Messenger?

Wanita dalam video sensasional itu diduga mantan TKW di Malaysia. Tercatat pula TKW tersebut kembali ke rumah masing-masing di Kecamatan Rantau Panjang, Rezim Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.

Ya? Hal itu dibenarkan oleh seorang warga di salah satu desa di daerah pemilihannya.

Menurutnya, orang yang memposting 1 video viral full time 36 detik tanpa verifikasi di media sosial sebenarnya adalah warga di daerahnya. “Gadis itu warga Rantau Panjang,” kata seorang warga.

Menurutnya, wanita dalam video syur tersebut membuat TKW di Malaysia. “Dia bekerja di Malaysia. Ketika saya kembali, video itu diputar,” dia menyadari. Menurutnya, banyak kerabatnya juga tinggal di desa yang sama dengan wanita dalam video viral tersebut.

Tetangga senang dengan siaran video dari paparan tidak senonoh wanita itu. “Banyak kerabat saya yang satu negara dengan gadis itu, jadi saya langsung senang ketika video itu keluar,” katanya.

Bahkan, terlihat jelas bahwa para anggota yang diperlihatkan video tersebut marah. Mereka kini mencari orang yang pertama kali membagikan video mengejutkan wanita tersebut.

“Sekarang, tidak ada yang berani mendekati keluarga wanita itu,” katanya. “Ayah gadis itu sekarang sedang mencari orang yang menyerang video itu. Dia bilang dia perlu dipukuli,” tambahnya. Sejauh ini, polisi belum menerima laporan tentang video viral yang beredar.

“Sekarang, tidak ada yang berani mendekati keluarga wanita itu,” katanya. “Ayah gadis itu sekarang sedang mencari orang yang menyerang video itu. Dia bilang dia perlu dipukuli,” tambahnya. Sejauh ini, polisi belum menerima laporan terkait video viral tersebut.

Berbagai video dan pemberitaan hanya memunculkan spekulasi tentang sosok artis tersebut. Salah satunya mengunggah akun @buk*** yang dilihat 1,5 juta kali.

“Mungkin menyebarkan web #viral,” tulisnya di kolom komentar video yang diunggah, Minggu (10/10/2022). Dalam video viral TikTok, terlihat seorang wanita menyanyikan lagu dangdut yang emosional.

Wanita itu memiliki rambut panjang yang jatuh ke dadanya dan mengenakan kemeja tanah berwarna terang. “Wajahnya yang cantik terlihat polos tapi…?” Kenapa dia harus menerima dua jempol ke bawah,” tulis pengunggah dalam keterangan video. Dia juga menyebutkan nama-nama orang dalam video tersebut.

“Makanya jangan begitu ya Bu Ali ***kur***,” lanjutnya. Sontak, video viral di TikTok ini dibanjiri komentar warganet. (*)

Leave a Comment