Apa Itu Sebum: Bagaimana Terbuatnya Dan Fungsinya?

Apa Itu Sebum: Bagaimana Terbuatnya Dan Fungsinya?
  • Hosting Unlimited Indonesia
  • Sebum merupakan substansi minyak dan lilin yang diproduksi oleh kelenjar minyak (kelenjar Sebasea / Sebaceous glands) tubuh anda. Sebum berfungsi untuk menghangatkan, melembabkan dan melindungi kulit.

    Sebum juga sebagai bahan utama dari minyak alami tubuh anda.

    Apakah sebum?

    Sebum sejatinya adalah substansi minyak (Sebum dikenal juga sebagai minyak kulit) yang diproduksi oleh kelenjar Sebasea atau kelenjar minyak.

    Kulit kita membutuhkannya agar berfungsi baik, namun jika kebanyakan bisa menjadi penyebab tumbuhnya jerawat, dan masalah kulit berminyak lainnya.

    Kelenjar sebasea ini berhubungan erat dan langsung dengan hormon seperti testosteron atau adrenalin, dan biasanya berada di kantung rambut, atau pori-pori di tubuh.

    Kantung rambut berada di bagian bawah permukaan hingga mencapai lapisan luar kulit.

    Dan kantung rambut / pori-pori ini bertemu dengan ribuan kelenjar sebasea yang berada dibawah kulit, dan  kelenjar-kelenjar itu menggunakan pori-pori untuk mengirimkan sebum ke permukaan kulit.

    Terlepas prasangka apapun yang mungkin tersirat di benak kita, sebum sebenarnya amat bermanfaat bagi kulit kita, ia memainkan peranan penting untuk menjaga kulit tetap sehat.

    Pada esensinya, Sebum bekerja seperti halnya “tameng anti air” saat di permukaan kulit, menjaga jumlah air yang masuk ke tubuh, selain itu dapat mencegah keluarnya pelembab / moisturizer.

    Yang membuat sebum mampu berfungsi sebagai pelindung dikarenakan ia terbuat dari lemak atau lipid, yang tidak dapat larut dengan air.

    Kulit anda tidak dapat berfungsi dengan benar tanpa sebum, jika kekurangan akan mengakibatkan kulit kering yang hasilnya adalah keretakan kulit.

    Lalu, sebum terbuat dari apa sih?

    Menurut penjelasan ilmiah dari sebuah artikel yang dirilis Harvard Medical School, “Sebum merupakan percampuran komplek dari asam lemak, gula, wax, dan unsur kimia natural lainnya yang membentuk penghalang bagi penguapan air.”

    Untuk lebih spesifik, sebum mengandung triglycerides dan asam lemak (57%), ester lilin (26%), Skualena (12%) dan kolesterol (4.5%).

    Jikalau kulit anda amat berminyak, maka itu artinya tubuh anda memproduksi jumlah besar dari campuran lipid (Bahan organik yang mengandung lemak) yang hasilnya menciptakan sebum.

    Dimanakah letak kelenjar minyak / kelenjar sebasea?

    Kelenjar minyak meliputi sebagian besar dari tubuh kita. Namun begitu, pada umumnya kelenjar berlokasi di folikel (Kantung rambut), namun banyak pula ditempat lainnya.

    Selain kantung rambut, wajah dan kulit kepala merupakan lokasi utama dari kelenjar. Wajah kita memiliki sekitar 900 kelenjar minyak setiap sentimeter persegi kulit.

    Tulang kering dan bagian dengan permukaan halus lainnya memiliki lebih sedikit kelenjar. Sedangkan telapak tangan dan telapak kaki merupakan satu-satunya area tubuh yang tidak memiliki kelenjar sama sekali.

    Setiap kelenjar mengeluarkan sebum. Sebagai gambaran agar lebih mudah memahami proses pengeluaran sebum, adalah dengan melihat aliran / saluran air mata, itulah cara mata mempertahankan kelembaban alaminya.

    Meski kelenjar minyak jauh lebih kecil ukurannya dibandingkan saluran air mata, namun cara kerja mereka sama.

    Apakah manfaat dan fungsi sebum?

    Produksi produksi sebum merupakan perkara yang rumit yang belum sepenuhnya difahami oleh para ilmuwan.

    Namun begitu, penelitian memberikan jawaban untuk itu, bahwa fungsi utamanya adalah melindungi kulit dan rambut dari hilangnya kelembaban.

    Sejumlah ilmuwan berspekulasi bahwa sebum juga memiliki peranan sebagai penghambat pertumbuhan antimikroorganisme (antimicrobial) dan antioksidan.

    Sebum juga membantu pelepasan feromon (Perangsang dan daya pikat). Meski begitu penelitian mengenai fungsi-fungsi ini tetap terus dilakukan.

    Sebum dan hormon kita

    Hormon androgen membantu mengatur keseluruhan produksi sebum.

    Androgen yang amat aktif bekerja, seperti testosterone, diproduksi oleh kelenjar adrenal dan ovari (indung telur) atau testis.

    Semua kelenjar ini diatur oleh kelenjar dibawah otak. Kelenjar dibawah otak ini berperan mengatur seluruh sistem endokrin (Yang menghasilkan hormon).

    Maka semakin aktif androgen, semakin banyak pula sebum yang dihasilkan oleh tubuh kita.

    Untuk wanita, mereka memiliki progesteron—yang adalah hormon seks khusus wanita—bukanlah androgen, namun memiliki efek dan peranan sama dalam memproduksi sebum.

    Progesteron melemahkan efek dari enzim 5 alpha-reduktase. Dan enzim ini merupakan unsur pengaktif produksi sebum.

    Maka teorinya, seharusnya jika level progesteron meningkat maka produksi sebum menurun, betulkan?

    Namun faktanya tidaklah begitu. Para peneliti menemukan fakta bahwa jika level progesteron meningkat, maka produksi sebum juga meningkat. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk menemukan alasan fakta ini.

    Sebum dan usia

    Mungkin anda akan terkejut jikalau saya katakan bahwa sejak dalam kandungan kita sudah menggunakan kelenjar minyak.

    Saat dalam kandungan, kelenjar minyak memproduksi vernix caseosa (Lemak seperti keju menutupi janin selama tiga bulan terakhir di kandungan). Lemak ini melindungi bayi dan melembabkan kulit hingga lahir.

    Selanjutnya kelenjar minyak memproduksi sebum tepat setelah kita lahir.

    Pada tiga bulan hingga enam bulan pertama, kelenjar akan memproduksi sebum sebanyak orang dewasa. Setelah itu produksi sebum akan melambat hingga beranjak puber.

    Ketika puber, produksi sebum akan meningkat hingga 500 persen. Pria cenderung memproduksi lebih banyak dibandingkan wanita.

    Kondisi ini mengakibatkan berlimpahnya minyak, hasilnya kulit akan cenderung ditumbuhi jerawat.

    Produksi sebum berada di puncaknya sebelum beranjak dewasa. Pria memproduksi sebum sedikit lebih banyak dibandingkan wanita.

    Namun produksi sebum baik pada pria dan wanita akan berkurang berjalan dengan usia. Hal ini yang menyebabkan kekeringan kulit, dan keretakan pada kulit.

    Apa yang mempengaruhi produksi sebum?

    Ada sejumlah kondisi dan faktor medis yang mendasari aktif atau tidak aktif si kelenjar minyak / kelenjar sebasea ini.

    Hal ini mempengaruhi berapa besar produksi kelenjar minyak.

    Meningkatnya produksi sebum

    Medikasi hormon seringkali meningkatkan produksi sebum. Termasuk testosteron, progesteron, dan Fenotiazin.

    Sebagai tambahan, penyakit parkinson juga memiliki kaitan minor terhadap produksi sebum.

    Dalam banyak kasus kondisi pituitari, adrenal, ovarian dan testikular bisa disebabkan karena meningkatnya atau menurunnya produksi kelenjar.

    Menurunnya produksi sebum

    Pil pengatur kelahiran, antiandrogen, dan isotretinoin bisa menurunkan produksi sebum.

    Kelaparan dan kurang gizi jangka panjang juga berpengaruh kepada berkurangnya produksi sebum.

    Begitupun pada kasus kondisi pituitari, adrenal, ovarian dan testikular bisa disebabkan karena meningkatnya atau menurunnya produksi kelenjar.

    Bagaimana menyeimbangkan produksi sebum?

    Anda dapat menggunakan krim, dan sabun mampu membantu perawatan gejala yang disebabkan oleh terlalu tingginya atau rendahnya sebum.

    Diet juga dapat mempengaruhi seberapa besar sebum dapat diproduksi oleh tubuh (Ini membutuhkan penelitian lebih lanjut).

    Jikalau anda tidak yakin mengenai penyebab utama yang memicu produksi sebum, sebaiknya melakukan diet. Atau ke dokter, biasanya akan diberikan medikasi hormonal dan suplemen untuk membantu menyeimbangkan produksi sebum di kulit.

    Bagaimana mengurangi produksi sebum jikalau kulit dan rambut anda sangat berminyak?

    Mungkin anda bisa berkonsultasi kepada dokter mengenai penggunaan sejumlah obat, seperti pil pengendali kelahiran. Kombinasi estrogen dan progestin bisa membantu mengurangi produksi sebum.

    Jikalau anda sudah mengkonsumsi pil progestin atau pil pengendali kelahiran, maka bicarakan kepada dokter untuk menggantinya. Mungkin dokter akan merekomendasikan pil lainnya yang cocok untuk anda.

    Jikalau anda mengalami jerawat menyiksa, dokter biasanya memberi resep isotretinoin. Obat yang diminum bisa menurunkan produksi sebum hingga 90 persen.

    Baca juga cara menghilangkan jerawat secara alami.

    Sejumlah makanan juga menjadi dalang utama meningkatnya produksi sebum dan pertumbuhan jerawat. Menghindari makanan yang mempengaruhi kadar gula atau lemak tinggi membantu menggiring aktifnya produksi minyak.

    Bagaimana meningkatkan produksi sebum untuk kulit dan rambut kering?

    Jikalau anda mengalami kekeringan, maka mulai meninjau produk-produk yang tengah anda gunakan.

    Produk ini termasuk didalamnya adalah shampoo, pembersih / cleanser, makeup, detergen, atau produk apapun yang memiliki kontak dengan tubuh anda.

    Mandi air hangat dapat membantu. Banyak mandi air hangat mampu merangsang minyak dalam kulit dan rambut.

    Dan pelembab dan lotion juga baik untuk kulit kering, sebaiknya mulai digunakan menurut aturan.

    Banyak minum air dan memakan lemak sehat seperti Omega 3s sangat membantu kulit kering.

    Apabila anda merasa kekurangan sebum disebabkan oleh ketidak-seimbangan hormon, maka konsultasikan ke dokter atau klinik perawatan kulit.

    Biasanya mereka akan merekomendasikan terapi testosteron untuk meningkatkan produksi sebum.

    Kesimpulan

    Sebum merupakan komponen diperlukan agar kulit sehat. Karena sebum mampu melembabkan dan melindungi hampir seluruh permukaan kulit di tubuh anda.

    Tidak ada jumlah yang pasti mengenai berapa besar sebum dibutuhkan, karena setiap orang berbeda sistem tubuhnya oleh karenanya mempunyai kebutuhan sebum yang berbeda pula.

    Jikalau anda mengalami kulit pecah dan retak, berminyak, atau juga jerawat menyakitkan, maka konsultasikan ke dokter atau penyedia perawatan kulit profesional.

    Anda akan direkomendasikan banyak hal penting untuk dilakukan dirumah untuk membantu menyeimbangkan produksi sebum.

    Dalam sejumlah kasus, mungkin anda dianjurkan untuk menjalani perawatan klinis.


    Tinggalkan komentar